Sunday, April 15, 2012

Bela Diri Nusantara dengan Kemasan Berbeda

Oleh : Randy Wirayudha - Okezone

Dewasa ini, banyak aliran-aliran beladiri dari luar (negeri), menginvasi Indonesia. Beladiri macam Karate, Judo, Taekwondo, Capoeira, Jiu-Jitsu, Aikido, Kempo, Muay-thai dan Vovinam, ternyata banyak menarik minat kaum muda Indonesia di era modern ini.
Sementara pencak silat sebagai warisan budaya beladiri bumi pertiwi, sedikit demi sedikit terkikis dari perhatian golongan muda. Pasalnya, dogma yang menyebut pencak silat sebagai beladiri yang ‘kampungan’, masih cukup melekat.

Silat juga kerap dianggap memiliki akar yang identik dengan suatu agama. Pandangan ini tidak bisa dipungkiri karena sebagian perguruan menggunakan atribut agama, seperti penggunaan mantra dan ritual-ritual yang hanya bisa dilakukan oleh kalangan agama tertentu. Adanya penggunaan mantra-mantra itu juga membuat orang melihat Pencak Silat sebagai suatu aktivitas klenik. Sebab, itu tak heran bila segmentasi pencak silat kurang meluas.

Namun citra negatif itu perlahan terkikis dengan hadirnya seumlah perguruan silat yang lebih inklusif, dan modern, seperti Merpati Putih (MP). Perguruan ini, mengembangkan banyak hal untuk menghilangkan dogma negatif pencak silat. MP, mengemas metode dan materi latihan, yang sebenarnya bisa dikatakan, modern jika dibandingkan kebanyakan perguruan yang ada.

Modern karena semua keilmuan yang ada, didasarkan metode latihan yang bisa dikaji secara logis dan ilmiah, tanpa embel-embel ritual keagamaan atau yang berbau klenik. Selain itu, MP juga mengentaskan pembatasan anggota yang sebelumnya ‘terbatas’.



Monday, January 16, 2012

PPS BETAKO MERPATI PUTIH WORKSHOP MALAYSIA 25-26 February 2012


Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan salam sejahtera untuk kita semua

Syukur Alhamdulillah Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih akan mengadakan Workshop latihan di Pulau Pinang pada tanggal 25 February hingga 26 February 2012.
Adapun materi yang akan dibawakan pada hari pertama workshop adalah:
1. Sejarah dan Tata Gerak Perguruan
2. Latihan dan Aplikasi Tata Gerak
Materi workshop di hari kedua adalah:
3. Seni Pernafasan/Olah Nafas
4. Tata Gerak, Power/Kekuatan, dan Getaran
Pada hari kedua akan diadakan latihan bersama pernafasan di tepi pantai.
Guru-guru yang membawakan workshop adalah tenaga ahli dan telah mengikuti kursus sebagai pelatih. Mereka di datangkan khusus dari berbagai daerah di Indonesia untuk keperluan workshop ini. Mereka juga telah mendapatkan ijin yang sah oleh Guru Besar Merpati Putih untuk menjalankan amanah perguruan.
Tujuan dari workshop adalah untuk mengenalkan cabang seni pencak silat beladiri tangan kosong Merpati Putih yang belum pernah ada di Malaysia. Kemungkinan jangka panjang adalah untuk mendirikan cabang atau KOLAT Merpati Putih yang legal untuk kepentingan kita bersama.
Untuk sementara waktu, informasi ini yang bisa kita berikan kepada kawan-kawan semua. Informasi mengenai lokasi atau tempat Workshop akan kami konfirmasi dalam 1-2 hari ini berikut jadwal acara dan juga biaya.
Semoga niat baik dari kita semua mendapatkan ridho dan dimudahkan jalan oleh Allah SWT. Besar harapan kami agar kawan-kawan semua dapat menyebarkan informasi mengenai Workshop PPS Betako Merpati Putih ini kepada kawan-kawan yang tidak tergabung di dalam Facebook ini. Semoga kita semua diberikan kesehatan, rezeki, dan langkah untuk bisa bertemu muka di Workshop nanti.
Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih melaksanakan Workshop ini bersama dengan Penang Silat Tua Organisation (PSTO) yang dipimpin oleh Guru Besar Zainal Abidin Sheikh Awab. PPS Betako Merpati Putih tergabung di dalam Organisasi Silat Antarabangsa dan juga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)
Salam Persilat!
Admin
MP Workshop Malaysia 2012

Tuesday, November 29, 2011

TRADISI MERPATI PUTIH 17-18 DESEMBER 2011


Diumumkan kepada saudara seperguruan PPS Betako Merpati Putih di tanah air dan di manca negara bahwa pelaksanaan Tradisi PPS Betako Merpati Putih insyaAllah akan diselenggarakan pada hari Sabtu- Minggu 17-18 Desember 2011 bertempat di Parangkusumo Yogyakarta. 
Sekilas Info, dalam Tradisi 2011 ini akan diadakan perlombaan Gerak Terikat Balik II (Beregu Putra dan Putri) dengan hadiah uang pembinaan bagi juara I, II dan III.
Tradisi adalah sebuah ajang pertemuan seluruh anggota Merpati Putih dari seluruh Indonesia dan juga Dunia. Tradisi, event tahunan Merpati Putih, yang diselenggarakan di Parangkusumo, Yogyakarta dalam bulan Suro. Awalnya dilaksanakan pada tanggal 1 Januari, kemudian diganti tanggal 1 Suro, namun mengingat adanya keramaian di Parangkusumo pada tanggal itu, kepengurusan pusat Merpati Putih kemudian mengalihkan waktu pelaksanaan menjadi dalam bulan Suro.

Saturday, July 2, 2011

Arief (Pencak Silat, Sikap dan Bangsa)

Sebuah Indie Movie karya saudara-saudara seperguruan dari Merpati Putih Cabang Bandung. Semoga semakin banyak film-film silat yang muncul yang betul-betul mengedepankan arti Pencak Silat sesungguhnya.
Arief Part 1 :

Wednesday, June 22, 2011

Salam Perguruan..... MP Lovers.... dapatkan salah satu produk eksklusif dari WMP
" Kaos Master Of Master"
produksi perdana hanya 160 pcs saja jadi buruan pesan, jangan sampai kehabisan....
tersedia dalam size S, M , L dan XL ( Lengan pendek ) untuk lengan panjang hanya tersedia size L.
Harga Rp 120.000 utk lengan pendek
           Rp 130.000 utk lengan panjang ( persediaan terbatas )
Warna : HITAM
Free     : VCD "Pendekar " Part 1 - 2
**** harga diatas belum termasuk ongkos kirim ****

pemesanan :
Sms format  : NAMA spasi JLM KAOS spasi SIZE spasi ALAMAT
Contoh        : ARIE 3 S BOGOR
                      ARIE 3 S 2 L BOGOR    ( utk pemesanan banyak size )
kirim ke        : 0878 707 17001  atau add BBM pin 220FF355

Transfer ke rekening : BCA a/n. : MUHAMAD IDRIS  
                                                   a/c  : 0030557476


PENDEKAR KELANA The Trailer

Sunday, May 8, 2011

PENDEKAR KELANA

" Trilogi cerita Bumi...Inilah aku lelaki akhir zaman, yg berusaha berdiri tegak, melawan arus dan berusaha tersenyum, Maharani.. Benar seperti yang pernah engkau ucapkan, Para ksatria telah berkabung, Meratap juga terisak, menjadikan bumi tanpa suara dan aku berduka untuk bumi ini " -Pendekar Kelana-

PEMESANAN & PEMBELIAN UNDANGAN Pergelaran I Kamis, 7 Juli 2011 - Gedung Kesenian Jakarta - 20.00 WIB VVIP – (undangan khusus) Reguler – Rp. 350.000,- (free-seating, termasuk makan malam) Pergelaran II Jum’at, 8 Juli 2011 - Gedung Kesenian Jakarta - 15.00... WIB VVIP – Rp. 500.000,- VIP – Rp. 350.000,- Reguler – Rp. 200.000,- (free-seating) Balkon - Rp. 100.000,- (free-seating) Pergelaran III Jum’at, 8 Juli 2011 - Gedung Kesenian Jakarta - 20.00 WIB VVIP – Rp. 500.000,- VIP – Rp. 350.000,- Reguler – Rp. 200.000,- (free-seating) Balkon - Rp. 100.000,- (free-seating) EARLY BIRD DISCOUNT Dapatkan discount s/d 50% untuk pembelian undangan sebelum 1 Juni 2011...! VIP – Rp. 200.000,- Reguler – 100.000,- Balkon – Rp. 50.000,- Terms & condition : • Early bird discount hanya berlaku untuk pergelaran II & III (8 Juli) • Free-seating (tanpa nomor kursi) Mekanisme pembayaran dapat dilakukan dengan cara : 1. Pembayaran tunai – kwitansi ditukar dengan undangan pada hari H. 2. Pembayaran melalui transfer ke : - Bank Mandiri – norek. 116-00-0609592-2 a/n Tri Indraswari (Gelar Nusantara) - BCA – norek. 0030557476 a/n Muhamad Idris Apabila sudah melakukan pembayaran, fax bukti pembayaran ke nomor 021-7265094 dan simpan bukti transfer untuk ditukar dengan undangan/tiket pada hari pergelaran. Informasi lebih lanjut mengenai pemesanan dan pembelian undangan silakan menghubungi : Sdri. Pesdo (Gelar) / 021-97959286 Sdri. Arie (Merpati Putih) / 0878-70717001

Thursday, December 23, 2010

Sudah Strip (Tingkat) Apa Mas/Mba?

Sudah strip (tingkat) apa Mas/Mba? Mungkin pertanyaan ini lah yang sering muncul kalau sesama anggota Merpati Putih berjumpa. Dan mungkin ada yang ngejawab “harusnya sih udah Kombinasi Satu tapi tahun lalu ngak ikut ujian”, “ada juga yang ngejawab wah saya anggota lama kayaknya udah lupa stripnya”, “ah ada aja mas, rahasia!”, dan tentu aja yg ngejawab dengan jujur. Pertanyaan ini sebenarnya akan terjawab dengan jelas dengan melihat strip yang ada di sabuk anggota yang ditanya tapi kita bisa melihat ada anggota yang menyembunyikan strip diantara lipatan sabuk atau ada juga yang memang tidak ada stripnya tapi kita bisa kenal pasti kalau anggota tersebut adalah anggota lama.

Ada juga anggota yang ragu-ragu dan berpikir lama kalau mau ngejawab pertanyaan tersebut karena mereka bingung harus ngejawab apa kepada lawan bicara mereka, mereka takut kalau kalau menjawab sudah strip yang level tinggi nanti jika lawan bicara melihat kemampuan teknik mereka rendah/tidak sesuai dengan harapan lawan bicara mereka maka yang anggota yang ditanya akan malu tapi jika dikatakan stripnya masih rendah anggota tersebut takut direndahkan oleh lawan bicaranya.


Dari pengamatan penulis juga melihat kalau dalam perkelahian bebas sering kali yang namanya label strip menjadi pudar. Kenapa? Banyak kita lihat ada anggota junior mengalahkan seniornya atau ada tingkatan balik satu bisa mengalahkan tingkat kombinasi satu (versi IPSI karena dalam perkelahian bebas ala MP berdasarkan tingkatan). Penulis melihat ada kecenderungan di sebagian anggota yang apabila sudah mencapai tingkatan tertentu terutama yang sudah Kombinasi satu keatas sudah jarang untuk berlatih lagi minimal latihan sendiri di rumah dan inginnya hanya melatih anggota dibawahnya serta hanya ingin aktif di organisasi saja. Padahal keilmuan tidak seperti itu yang namanya ilmu harus selalu digali, dilatih, dilatih dan dilatih dan tentunya ada bimbingan dari pelatihnya dan ini tidak bisa hanya dilihat dengan tingkatan atau strp yang digunakan oleh anggota.

Tapi terlepas dari itu semua, untuk mengejar tingkatan/strip adalah bukan hal yang salah tapi memang merupakan keharusan bagi anggota Merpati Putih sehingga akan dapat dilihat hasil latihan yang di dapat selama proses latihan. Tapi yang menjadi salah ada sebagian dari anggota hanya mengejar strip hanya untuk memperoleh kebanggaan supaya dihargai oleh anggota lainnya karena sudah tinggi tingkatnya atau sudah bisa dibilang senior di cabangnya.

Untuk itu dalam proses latihan Merpati Putih harus ada proses yang berketerusan dan meraih tingkatan tinggi adalah hal yang wajar. Harus adanya keseimbangan ilmu dengan strip yang digunakan sekarang sehingga kita akan menjadi nyaman dengan apa yang kita dapat, kita punya dan kita sandang yang tentunya dari segi keilmuan Merpati Putih dapat kita pertanggungjawabkan.

Belajar Merpati Putih tidak ada istilah tamat atau sudah habis untuk belajar. Mempelajari Merpati Putih sama seperti mempelajari ilmu-ilmu yang lain di atas muka bumi ini yang akan menjadi tamat kalau kita sudah dipanggil yang kuasa. 

 Oleh Boy Syahputra

Sunday, November 14, 2010

Merpati Putih dan Militer


Jogging Beladiri (Bagian 3 - Habis)

Jadwal I:
Pelari Tingkat Pemula (3 bulan pertama), 12 menit
Lakukan satu kali seminggu, selama 12 menit sehari. Setelah melakukan 2 atau 3 menit pemanasan, lakukan latihan lari selama 2 atau 3 menit diakhiri dengan pemulihan.
Contoh latihan:
Senin : berjalan, jogging, lari, berjalan
Rabu : jogging, berlari, sprint, berjalan
Jum’at : jogging, berlari, jogging, berjalan
Minggu : jogging, sprint, jogging, berjalan

Berlari untuk latihan beladiri terdiri dari 80% berlari dan jogging, sedangkan untuk petarung disarankan 80% melakukan lari cepat dan sprint dan 20% untuk yang lainnya. Tujuan di level ini adalah untuk membiasakan berlari, melangkah dengan cepat dan mampu mengukur kekuatan diri sendiri. Capai puncak dan jangan hiraukan jarak tempuh. Pada tahap ini jumlah waktu yang telah dilewati merupakan hal yang lebih penting.

Pelari Tingkat Menengah (Intermediate), 15 menit

Setelah anda mampu melewati latihan jadwal I, anda memasuki kelas menengah (intermediate). Contoh latihan:
· Berjalan untuk mengendalikan pikiran ( 2 menit ).
· Jogging santai (lari-lari kecil) dengan melayangkan tinjuan ringan (5 menit).
· Berlari : lurus, zigzag, mundur ( 5 menit)
· Sprint ( 2 menit).
· Jogging untuk mengendalikan nafas ( 1 menit). 


Jogging Beladiri (Bagian 2)




Lamanya waktu beristirahat adalah saat detak jantung anda telah kembali pada posisi 70% yaitu pada rentang waktu maksimum.

Memilih cara berlari
Ada 3 jenis dasar-dasar berlari: Lari jarak jauh, lari dengan selingan atau interval dan lari dengan hambatan atau resistan. Seorang yang mempelajari ilmu beladiri harus mempelajari lari interval dan lari resistan. Sedangkan lari jarak jauh dilakukan untuk olahraga biasa dan untuk pembakaran lemak.

Lari interval
Faktor-faktornya adalah :
Jarak – Sekitar 45 hingga 90 meter. Sebelum memulai program, buatlah lintasannya.
Interval – Berapa lama anda akan beristirahat? Selama periode beristirahat, berjalan cepat pada jarak yang sama. Lamanya waktu beristirahat adalah saat detak jantung anda telah kembali pada posisi 70% yaitu pada rentang waktu maksimum.
Pengulangan – Ulangi lari anda. Contoh berlari sejauh 180 meter kemudian jogging sejauh 180 meter sebanyak 6 kali.
Langkah – Seberapa cepat anda berlari? Gunakan monitor pendeteksi denyut jantung. Sebagai contoh : bagaimana membuat variasi langkah untuk mencapai target 60% selama 4 menit, kemudian meningkat 70% dan 80% masing-masing 4 menit
sehingga totalnya 12 menit.
Jarak dan periode latihan – Selama 3 menit hingga 30 menit. Anda harus memiliki jadwal secara periodik, misalnya 12, 15, 20, 25, dan 30 menit. Capailah target denyut jantung pada rentang / zona menengah, yaitu zona yang dianjurkan untuk praktisi beladiri.Untuk level yang lebih tinggi, raihlah target yang dianjurkan untuk petarung dengan cara sprint.


Thursday, November 11, 2010

Alamat dan Contact Person Cabang-Cabang Merpati Putih Se-Indonesia

Salam Perguruan,

Beberapa bulan ini  ada beberapa anggota maupun non anggota MP yang menanyakan alamat dan contact person Merpati Putih di daerah mereka. Ada yang menanyakan melalui email, YM, atau pun shout box blog ini. Untuk membantu teman-teman berikut ini saya masukkan beberapa alamat dan CP MP di Indonesia yang saya ambil dari yahoo groups MP dan FB MP. Kalau ada tambahan dan koreksi mohon di infokan ke saya. Terima kasih.

Wednesday, November 10, 2010

PERATURAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT IPSI

PERATURAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT
IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA

PENDAHULUAN

Pertandingan Pencak Silat Ikatan Pencak Silat Indonesia dilakukan berdasarkan rasa persaudaraan dan jiwa kesatria dengan menggunakan unsur-unsur beladiri, seni dan olahraga Pencak Silat dan menjunjung tinggi PRASETYA PESILAT INDONESIA.
Pertandingan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan kategori yang diatur dalam peraturan pertandingan dan dipimpin oleh pelaksana teknis pertandingan yang sah.

Kategori pertandingan Pencak Silat terdiri dari :
I.    Kategori TANDING
II.    Kategori TUNGGAL
III.    Kategori GANDA
IV.    Kategori REGU

Untuk dapat melaksanakan pertandingan Pencak Silat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan maksud dan tujuannya, ditetapkanlah Peraturan Pertandingan sebagai berikut :

Saturday, August 28, 2010

Sadar dan Tidak Sadar

Oleh Mas Boy Syahputra

Coba perhatikan kedua gambar dibawah ini :

Apa kesamaan dan perbedaan dari kedua gambar tersebut? Kesamaan kedua gambar tersebut menunjukkan bahwa seorang anggota Merpati Putih mempunyai kemampuan untuk melakukan pemukulan/pematahan benda keras tanpa harus merusak atau mematahkan objek diatasnya.

 Terus apa yang menjadi perbedaan dari kedua gambar tersebut. Ya jelas satu orang Amerika yang satu orang Indonesia :) tapi bukan itu perbedaan yang ingin penulis sampaikan. Gambar atas adalah Mas Mike Zeleznick dari MP USA yang telah mempelajari MP lebih kurang 10 tahun dan sekarang telah mencapai tingkatkan Khusus 1, beliau mampu melakukan pukulan tersebut dengan sadar atau dengan kata lain beliau dapat menentukan tegel nomor berapa yang ingin dia patahkan tanpa mematahkan tegel lainnya. 

Gambar bawah adalah penulis ketika gambar ini diambil, penulis masih ditingkat Dasar 2 lebih kurang 12 tahun yang lalu dan dapat dilihat penulis dapat melakukan pemukulan punggung siku kebawah tanpa merusak/mematahkan beton yang diatasnya. Padahal ketika itu penulis diminta untuk melakukan punggung siku dengan sasaran 2 beton dan secara tidak sadar penulis hanya mematahkan beton bagian bawah saja dan saat itu tanpa tahu sebabnya kenapa hanya beton yang dibawah saja yang patah. 

Perlukah Anak Ikut Bela Diri ?

Tak usah cemas ia bakal cedera atau jadi sok jagoan. Justru dari sini ia belajar disiplin dan patuh. Perkembangan motoriknya pun makin baik. Mendengar kata "beladiri", boleh jadi yang terbayang di benak kita adalah kekerasan yang melibatkan adu fisik. Tak heran jika banyak orang tua "alergi" terhadap cabang olahraga yang satu ini. Jangankan untuk si kecil yang balita, anaknya yang sudah besar pun kalau bisa akan dicegah agar jangan sampai masuk klub beladiri.

Namun apa yang terjadi di luar? Belakangan ini malah marak berdiri klub beladiri khusus balita. Bahkan, taman bermain dan preschool pun banyak yang memasukkan beladiri sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler. Nah, bila di "sekolah" si kecil ada kegiatan tersebut, bukan tak mungkin ia akan ngotot ikut. Sementara kita khawatir si kecil bakal cedera atau malah kelak jadi tukang berantem.

Menonjolkan Olahraga

Memang, beladiri termasuk jenis olahraga combattive sport. Artinya, olahraga pertarungan yang melibatkan full body contact. Olahraga ini melibatkan kontak fisik dengan orang lain yang dipandang menimbulkan ancaman, lalu menyerang. Olahraga beladiri banyak jenisnya, kebanyakan berasal dari Asia Timur, yaitu Jepang dan Korea. Ada pula yang berasal dari Indonesia asli seperti pencak silat.

Thursday, August 26, 2010

Perkembangan Pencak Silat di Jepang

Mas Ipung (Yuli Purwanto), itulah sebutan akrabnya di dunia silat baik di Japsa (Japan Pencak Silat Association) maupun aliran spesialisnya Merpati Putih. Di Jepang, secara de-facto ia telah merepresentasikan Indonesia, melalui aktifitas seni beladirinya, masyarakat Jepang telah mengenalnya, baik dalam even-even sosial budaya maupun di media cetak dan layar televisi.

MP Jepang : Ki-Ka  Mas Dicky Arisalfa, Mas Danardono Antono, Mas Ipung, Mas Berin Lee, Mas Nathaniel York
Seni beladiri telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan, sangat melekat, sehingga semua tutur kata dan tindakannya, menggambarkan ajaran filosofis dunia perguruan beladiri yang mengedepankan kesatriaan, kejujuran, kesederhanaan dan kekompakan.

Ia adalah aset bangsa yang bisa dijadikan ikon diplomasi informal. Dengan aktifitasnya, ia membantu mempopulerkan Indonesia yang pada akhirnya memberi kontribusi positif terhadap persahabatan nyata dengan masyarakat Jepang. Tanpa disadari, jalur informal yang ia sumbangkan telah membentuk kesan yang sangat baik tentang Indonesia bagi masyarakat Jepang.


Monday, August 23, 2010

"KUDI" Senjata Khas Merpati Putih


Karya : Poerwoto Hadipoernomo / Mas Pung ( Guru Besar PPS Betako Merpati Putih )
Harga satuan : Rp. 450.000,- ( belum termasuk ongkos kirim )
Termasuk : - Sertifikat tanda tangan Guru Besar & Pewaris
- Nomor Register
- Senjata
- Box
- Ukuran : Panjang : 38 cm Lebar : 5 cm
- Bisa di pajang atau dipakai ( Tajam )


Friday, August 20, 2010

Filosofi Pencak Silat - Mengungkap Kearifan di Balik Kekerasan

Oleh Bapak Gending Raspuzi  SH(Guru Pencak Silat Jawa Barat)

Di awal tahun 1980-an, selepas Shalat Isya, di kaki Gunung Karang nun jauh di Pandeglang Banten, seorang Guru sedang memberi petuah kepada muridnya. Dia memperagakan jurus, tubuhnya bergerak diikuti dengan langkah waspada, dibarengi dengan gerak tangan yang sangat lembut. Sambil bergerak ia bertutur dalam bahasa Sunda:

Sarigig kudu jeung harti, salengkah jeung pipikiran,
Mun sidik alus lakonan, mun sidik goreng singkahan,
Cokot nu alusna, piceun nu gorengna,
Urang pulangkeun deui ka Nu Agung.

Sambil memberi contoh gerak, Sang Guru memberi petuah berupa Kaedah Silat, diawali dengan mewanti-wanti bahwa setiap gerak apapun harus memiliki arti, maksud dan tujuan (sarigig kudu jeung harti). Sambil melangkah ia berujar, “Langkah kita baik maju, mundur, atau ke samping harus dilakukan dengan pikiran dan hati tenang penuh kewaspadaan.” (salengkah jeung pipikiran). “Jika posisi kita dirasakan menguntungkan, maka lanjutkan, tapi jika posisi kita dirasakan merugikan, janganlah gerak itu diteruskan.” (mun sidik alus lakonan, mun sidik goreng singkahan).
Ia melanjutkan gerakan jambretan dan ririkesan dengan kecepatan yang luar biasa sambil berujar “Jika ada anggota tubuh lawan yang tidak terjaga, misalnya tangan atau jari, cepatlah ambil dengan teknik kuncian atau patahan.” (cokot nu alusna), kemudian dengan gerakan ringan dan cepat ia memperagakan gerakan coplosan dan liliwatan, “Jika tenaga lawan dirasakan berat, jangan ditahan! belokkan atau dibuanglah!” (piceun nu gorengna), dan diakhiri dengan gerakan jeblag sambil menghentakkan kaki ke tanah ia berujar, “Jika badan lawan sudah tidak terhalang lagi maka lakukanlah serangan balik.” (urang pulangkeun deui ka Nu Agung).
Si Murid mengikuti gerakan sambil mencoba merenungkan apa yang dikatakan gurunya.

Begitulah, Sang Guru mencoba menerangkan kaidah pencak silat lewat bahasa gerak dan diperkuat dengan bahasa lisan.
Menjelang tengah malam, Sang Guru kembali berujar: “Sesungguhnya kaidah yang telah disampaikan tadi, bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal kamu dalam mengarungi hidup ini.”

Bagaimana uraian Sang Guru? Nanti kita sambung lagi.

(Untuk teman-teman penggemar pencak silat, mari bergabung di Grup Garis Paksi, (http://www.facebook.com/profile.php?id=1139813199&ref=ts#!/garispaksi?ref=ts) kita bisa berdiskusi sampai puas dalam rangka silih simbeuhan ku pangarti (saling berbagi, sharing).

MELIHAT TANPA MATA

Interview terakhir Alm Mas Budi dengan Majalah INTISARI tahun 1999.

Selain mata, manusia rupanya diberi "indera penglihatan kedua". "Mata kedua" itu bisa berupa ujung hidung atau ujung telinga, sentuhan tangan, ujung jari, atau ujung siku. Dengan latihan tertentu, seorang tunanetra bahkan mampu "melihat" seperti halnya orang biasa.

Suatu hari di tahun 1945 seorang pria bernama Kuda Bux menunggangi sepeda, lalu mengayuhnya, menembus lalu lintas New York. Ia menerobos Times Square yang ramai, dan akhirnya tiba di tempat tujuan, tanpa celaka sedikit pun. Tampaknya, itu peristiwa biasa. Namun ternyata ia melakukannya dengan mata tertutup rapat. Bagaimana ia bisa "melihat" arah tujuannya? Pertanyaan yang tetap belum ditemukan jawabannya itulah yang membuat Bux terkenal pada 1930 - 1940-an.

Jauh sebelum itu ilmuwan Irlandia Robert Boyle (1627 - 1691) menemukan kasus tentang seorang pria yang dapat mengenali warna lewat sentuhan tangannya. Kemudian pada tahun 1893 beberapa dokter di Brooklyn, New York, menceritakan bagaimana Mollie Fancher yang tunanetra membaca buku cetak standar - bukan berhuruf braille - dengan ujung jarinya.

Pada saat bersamaan di Italia ahli saraf dr. Cesare Lombroso mengamati gadis tunatera berusia 14 tahun yang dapat "melihat" dengan telinga kiri dan ujung hidung. Ketika Lombroso mencoba menusuk hidungnya dengan sebatang pinsil, gadis itu tersentak menyingkir dan menangis, "Kamu ingin membuatku buta, ya?"

Ratings and Recommendations by outbrain